Tanggamus (Swarabhayangkara.id), 26 Desember 2025 – Ikatan Mahasiswa dan Muda Mudi Tanggamus (IKAMM) menggelar audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus yang diterima langsung oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, didampingi Asisten II serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanggamus, Rabu 24 Desember 2025.
Audiensi tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus dialog konstruktif antara generasi muda Tanggamus dan pemerintah daerah, pasalnya IKAMM hadir sebagai representasi mahasiswa dan pemuda asal Kabupaten Tanggamus yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar daerah.
Ketua IKAMM Tanggamus, Berly Reastama, dalam pernyataannya menegaskan bahwa IKAMM dibentuk sebagai wadah pemersatu mahasiswa dan muda-mudi Tanggamus untuk menghimpun serta menyalurkan aspirasi secara terarah dan berkesinambungan.
“IKAMM hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi, pengabdian, dan pengkaderan mahasiswa agar mampu berperan aktif sebagai agen perubahan dan mitra kritis pemerintah dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tanggamus,” kata Berly Reastama.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan, agen kontrol sosial, sekaligus mitra pemerintah. Oleh karena itu, audiensi ini dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi mahasiswa terkait isu-isu strategis daerah, khususnya di bidang pendidikan, kepemudaan, sosial, dan pembangunan.
Dalam audiensi tersebut, IKAMM secara khusus menyampaikan aspirasi terkait pembangunan asrama mahasiswa Tanggamus. Berly menyebutkan masih banyak mahasiswa asal Tanggamus yang menempuh pendidikan di Bandar Lampung mengalami keterbatasan hunian yang layak dan terjangkau, sehingga berdampak pada kenyamanan dan keberlanjutan studi.
“Kami melihat pembangunan asrama mahasiswa merupakan kebutuhan mendesak sekaligus investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia Tanggamus. Terlebih, terdapat aset tanah milik Pemkab Tanggamus di Bandar Lampung yang sejak lama diperuntukkan untuk asrama mahasiswa, namun selama 17 tahun belum dimanfaatkan,” jelasnya.
IKAMM berharap Pemerintah Kabupaten Tanggamus dapat meninjau kembali peruntukan aset tanah tersebut dan memasukkan pembangunan asrama mahasiswa ke dalam perencanaan pembangunan daerah.
IKAMM juga menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dan mendukung pemerintah secara bertanggung jawab demi keberlanjutan pemanfaatan asrama tersebut.
Selain isu asrama, IKAMM juga mengharapkan dukungan pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan dan kelembagaan organisasi. Berly menegaskan bahwa IKAMM berkomitmen untuk meningkatkan statusnya menjadi organisasi kedaerahan yang tercatat secara resmi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).
“Kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan seluruh OPD agar IKAMM dapat dinotariskan dan tercatat secara resmi di Kemenkumham, sehingga ke depan kami dapat berkontribusi lebih maksimal bagi daerah,” tambahnya.
Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto menyambut baik audiensi tersebut dan mengapresiasi kepedulian serta peran aktif mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi pembangunan daerah.
Audiensi ini diharapkan menjadi awal terbangunnya komunikasi dua arah yang harmonis antara Pemerintah Kabupaten Tanggamus dan IKAMM. (rls).












