Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho Gelar Strategi Terpadu, Jalan Tol Fungsional Jadi Andalan Atasi Kepadatan Arus Balik Mudik 2026

  • Bagikan

SwaraBhayangkara.id – Jakarta Pusat, DKI Jakarta – Jumat (20/3/2026) – Menghadapi musim mudik Lebaran 1447 H/2026 M yang akan segera tiba, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun skema khusus yang komprehensif untuk mengantisipasi arus balik pemudik. Langkah strategis ini ditujukan untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan meminimalkan kemacetan pada kendaraan yang kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Selain pengaturan aliran kendaraan pada ruas jalan utama, fokus utama perencanaan Korlantas Polri terletak pada optimalisasi penggunaan jalan tol fungsional. Konsep ini dipercaya akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola volume kendaraan yang diperkirakan akan meningkat secara signifikan pasca hari raya.

“Arus balik juga ada strategi khusus. Jadi khususnya adalah penggunaan jalan tol fungsional. Ini sangat strategis. Contohnya pada saat arus balik, Japek Selatan sampai Delta Mas sampai Setu, nanti akan kita gunakan,” jelas Agus saat memberikan keterangan pers di Command Center KM 29 Tol Jakarta-Cikampek, Cikarang Utara, pada hari sebelumnya Kamis (19/3/2026).

Penggunaan ruas tol tersebut diharapkan dapat memecah kepadatan arus kendaraan yang biasanya terkonsentrasi pada jalur utama. Tim teknis Korlantas Polri telah melakukan kajian mendalam terkait kapasitas dan kondisi setiap ruas tol yang akan digunakan, termasuk penyesuaian rambu lalu lintas dan penambahan pos pengaturan lalu lintas di titik-titik strategis.

Tak hanya menangani arus kendaraan dari arah Jakarta-Cikampek, pihaknya juga telah menyusun perencanaan khusus untuk kendaraan yang berasal dari Jawa Barat. Berbagai alternatif rute melalui jalan tol fungsional telah dipetakan dengan cermat agar pemudik dapat memilih jalur yang paling efisien dan nyaman. Selain itu, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) juga akan dimasukkan dalam skema pengelolaan arus balik mudik tahun ini sebagai salah satu jalur alternatif yang dapat digunakan.

Selain optimalisasi jalan tol, Korlantas Polri juga akan menggelar kerja sama erat dengan berbagai pihak terkait termasuk perusahaan pengelola jalan tol, dinas perhubungan daerah, serta petugas gabungan untuk melakukan pengawasan dan penanganan cepat terhadap kemungkinan terjadinya gangguan lalu lintas seperti kecelakaan atau kerusakan jalan.

Dalam kesempatan yang sama, Agus juga mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, mengikuti aturan lalu lintas, serta memanfaatkan informasi terkait kondisi jalan yang akan disebarkan secara real-time melalui berbagai kanal resmi. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyesuaian terhadap skema yang telah disusun agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Diharapkan dengan adanya skema khusus yang matang ini, perjalanan arus balik mudik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Reporter: Ester Pelupessy

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *