Bandar Lampung (Swarabhayangkara.id), 27/12/2025 – Acara Silaturahmi dan Reuni Alumni Pondok Pesantren Al Ishlah Sukadamai Natar Tahun 2025 dilaksanakan di Kalianda pada Sabtu, 27 Desember 2025, bertempat di kediaman Ustadz Nur Kholis, dengan mengusung tema “Sembur-sembur Adus, Siram-siram Bayem.”
Alhamdulillah, para alumni dari berbagai penjuru kabupaten dan kota, bahkan dari luar provinsi, tampak antusias menghadiri acara tersebut. Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Ishlah, Abah Dr. KH. M. Abdul Adib, M.Ag.
Dalam sambutannya, Ketua Alumni menyampaikan pentingnya menjaga dan mempererat tali silaturahmi antaralumni lintas angkatan. Hal ini menjadi upaya untuk menyatukan visi dan misi kepengurusan alumni Pondok Pesantren Al Ishlah serta memperkuat eksistensi alumni di tengah masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Abah Kyai juga memberikan doa dan arahan kepada para alumni yang hadir. Dalam arahannya, Abah Dr. KH. M. Abdul Adib, M.Ag. menekankan beberapa pesan penting. Pertama, para alumni diingatkan agar tidak melupakan kyai dan guru-guru yang telah mendidik. Apabila menghadapi banyak persoalan hidup, dianjurkan untuk sowan kepada kyai. Jika tidak memungkinkan hadir secara langsung, maka hendaknya mengirimkan doa dan Al-Fatihah untuk kyai, karena dengan izin Allah, berbagai permasalahan akan diringankan.
Arahan kedua, Abah Kyai menegaskan agar para alumni tidak meninggalkan sholat dalam kondisi apa pun. Sholat merupakan benteng kehidupan; apabila sering ditinggalkan, maka benteng dan pagar diri akan menjadi lemah dan tidak kokoh.
Arahan ketiga, para alumni diminta untuk bekerja dengan sungguh-sungguh sesuai dengan profesi dan kemampuan masing-masing, guna mencukupi kebutuhan hidup serta menafkahi keluarga dari hasil jerih payah yang halal dan thayyib.
Arahan keempat, Abah Kyai berpesan agar para alumni senantiasa berkhidmat dan tidak berhenti memberikan manfaat. Seluruh alumni Pondok Pesantren Al Ishlah diharapkan dapat berkhidmat untuk umat dan masyarakat luas.
Selain itu, Abah Kyai juga menekankan pentingnya berkhidmat kepada orang tua, karena apabila seseorang menjadikan orang tuanya sebagai raja, maka Allah akan memuliakannya layaknya raja. Tidak hanya itu, para alumni juga diingatkan untuk berkhidmat kepada pasangan, baik istri maupun suami, sebagai upaya membangun rumah tangga yang harmonis, bahagia, dan sejahtera. (rls).












