SwaraBhayangkara.id – Jakarta Selatan, 17 Agustus 2025 – Jalan Kapten Tendean, jantung Jakarta Selatan, bergetar oleh semangat kebangsaan yang membara. Bikers For Christ Indonesia (BFCI), komunitas bikers rohani yang telah mengakar kuat selama 14 tahun yang diketuai Ferdo Raturandang, S.E., M.M., menggelar upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan khidmat dan penuh makna. Acara ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah deklarasi komitmen untuk menjadi pelopor keselamatan, persaudaraan, dan nilai-nilai Pancasila di jalan raya.

Dipimpin langsung oleh Penasehat BFCI, Antonius Nathan, dan dihadiri oleh Ketua Umum BFCI, upacara ini menjadi momentum penting bagi komunitas yang memiliki hampir 1000 anggota yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Meskipun undangan terbatas hanya untuk 100 peserta inti, semangat persatuan dan antusiasme para bikers meluber hingga ke jalanan, menciptakan suasana yang penuh haru dan kebanggaan.
Dalam balutan seragam kebanggaan, para bikers BFCI dengan khidmat mengikuti setiap rangkaian upacara. Orasi kebangsaan yang disampaikan oleh Antonius Nathan membangkitkan semangat patriotisme, mengingatkan akan perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan. Doa bersama dipanjatkan, memohon berkat dan perlindungan bagi bangsa Indonesia, serta keselamatan bagi seluruh pengguna jalan.
Pekik “Merdeka!” menggema di bawah kibaran Sang Saka Merah Putih, menyatukan ribuan bikers dalam semangat persatuan dan kesatuan. Momen ini menjadi simbol bahwa perbedaan latar belakang dan keyakinan tidak menjadi penghalang untuk mencintai dan membangun bangsa. BFCI membuktikan bahwa semangat kebangsaan dapat tumbuh subur di kalangan komunitas bikers, yang seringkali dianggap sebagai kelompok marginal.
Lebih dari sekadar upacara, BFCI juga menunjukkan kepedulian terhadap sesama dengan mengadakan aksi sosial. Mereka memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai wujud nyata dari semangat gotong royong dan solidaritas. Aksi ini membuktikan bahwa BFCI tidak hanya peduli pada urusan rohani, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.
“Sebagai komunitas bikers, kami ingin memberikan contoh positif bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dan ketertiban di jalan raya,” tegas Antonius Nathan dalam sambutannya. Komitmen ini bukan sekadar janji kosong, melainkan sebuah tekad yang akan diwujudkan dalam setiap tindakan dan perilaku para anggota BFCI.
Dengan digelarnya upacara ini, BFCI berharap dapat menginspirasi para bikers lainnya untuk selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Mereka ingin mengubah stigma negatif yang selama ini melekat pada bikers, dengan menunjukkan bahwa mereka adalah komunitas yang positif, peduli, dan bertanggung jawab. BFCI siap menjadi pelopor perubahan, membawa semangat kemerdekaan ke setiap sudut jalanan Indonesia.
Setelah upacara, BFCI menggelar aksi damai dengan membagikan brosur dan stiker berisi pesan-pesan keselamatan berkendara kepada para pengguna jalan. Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, serta mengajak seluruh bikers untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya.
Reporter: Johan Sopaheluwakan













